Review Anime Detective Conan: Petualangan Detektif Cilik yang Tak Pernah Usai
![]() |
| Detective Conan (crunchyroll.com) |
KIDSZONE - Detective Conan atau yang lebih akrab disapa Detektif Conan di Indonesia, merupakan salah satu waralaba anime dan manga yang telah menemani perjalanan pecinta animasi Jepang selama lebih dari tiga dekade. Karya legendaris dari Gosho Aoyama ini tidak hanya berhasil memikat hati para penggemar di Jepang, tetapi juga memiliki basis penggemar yang sangat besar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Hingga tahun 2026, semesta Conan terus berkembang dengan berbagai proyek baru, mulai dari film layar lebar, volume manga terbaru, hingga episode spesial perayaan ulang tahun yang ke-30. Bagi para penggemar setia maupun yang baru pertama kali mengenal anime ini, Detective Conan menawarkan perpaduan sempurna antara misteri, aksi, dan drama yang membuat penonton terus penasaran dari satu episode ke episode berikutnya. Artikel ini akan membahas secara mendalam berbagai perkembangan terbaru dari franchise Detective Conan sepanjang tahun 2025 hingga 2026, mulai dari pencapaian box office film-film terbarunya, kelanjutan cerita dalam manga, hingga berbagai kejutan yang disiapkan untuk merayakan tiga dekade perjalanan sang detektif cilik.
Film Terbaru Fallen Angel of the Highway dan Kesuksesan Box Office
Salah satu berita paling hangat yang mengguncang komunitas penggemar Detective Conan adalah rilisnya film layar lebar ke-29 sekaligus ke-30 dari franchise ini yang berjudul "Detective Conan: Fallen Angel of the Highway". Film ini merupakan installment ke-29 dalam serial film Detective Conan dan telah tayang perdana di Jepang pada 10 April 2026. Namun yang menarik, film ini juga disebut sebagai film layar lebar ke-30 dari franchise populer ini, menandakan betapa produktifnya waralaba ini dalam menghadirkan konten berkualitas bagi para penggemarnya.
Fallen Angel of the Highway langsung mencatatkan performa spektakuler sejak hari pertama penayangannya. Diputar di 526 bioskop di seluruh Jepang, film ini berhasil menarik 739.000 penonton pada hari pertama. Dalam kurun waktu 27 hari penayangan, film ini meraup pendapatan fantastis mencapai 10,88 miliar Yen dengan total 7,4 juta penonton. Capaian ini menjadikan Fallen Angel of the Highway sebagai film Detective Conan ke-4 yang sukses menembus rekor pendapatan 10 miliar Yen, menyusul pendahulunya Black Iron Submarine (2023), The Million-dollar Pentagram (2024), dan One-eyed Flashback (2025).
Film ini mengusung konflik utama bertajuk "The Goddess of the Wind" melawan "Fallen Angel". Sorotan utama tertuju pada karakter Chihaya Hagiwara, seorang polisi dari Kepolisian Kanagawa yang dijuluki "Dewi Angin". Chihaya harus menghadapi kasus sulit sembari dibayangi ingatan akan kematian adiknya, Kenji. Conan bersama Chihaya bekerja sama memburu sosok misterius berjuluk "Lucifer", pelaku teror sepeda motor hitam yang menantang kecepatan tinggi. Mengambil latar jalan raya dan balapan motor, film ini menjanjikan aksi kejar-kejaran intens, ledakan, deduksi tajam, serta plot twist mengejutkan yang menjadi ciri khas Detective Conan.
Kabar menggembirakan bagi penggemar di Indonesia, film "Detective Conan the Movie: Fallen Angel of the Highway" dipastikan bakal resmi tayang di bioskop Indonesia mulai September 2026 melalui jaringan bioskop CGV. Ini menjadi momen yang sangat dinantikan, mengingat antusiasme penggemar Detective Conan di Tanah Air selalu tinggi setiap kali ada film baru yang dirilis.
Film One-Eyed Flashback dan Kesuksesan Sebelumnya
Sebelum Fallen Angel of the Highway, film ke-28 berjudul "Detective Conan: One-Eyed Flashback" atau "Sekigan no Flashback" telah lebih dulu dirilis pada 18 April 2025 di Jepang. Film ini disutradarai oleh Katsuya Shigehara dengan durasi 110 menit. One-Eyed Flashback juga tayang di Indonesia pada September 2025.
Kisah One-Eyed Flashback berawal di Pegunungan Yatsugatake, Prefektur Nagano yang diselimuti salju tebal. Inspektur Kansuke Yamato sedang memburu seorang tersangka misterius ketika sebuah siluet asing muncul dan membuat suasana semakin kacau. Tersangka memanfaatkan momen tersebut untuk menembak mata kiri Kansuke, dan tak lama setelah itu longsor besar menghantam area tersebut. Kansuke selamat, tetapi kenangan tentang apa yang sebenarnya terjadi menjadi kabur. Sepuluh bulan kemudian, kasus baru mengguncang Observatorium Nasional Nobeyama, dan Kansuke bersama rekannya Yui Uehara turun tangan untuk menyelidiki. Di sisi lain, Kogoro Mouri menerima telepon mengejutkan dari mantan koleganya di Kepolisian Metropolitan yang sedang menyelidiki kasus longsor di Gunung Miho dan menemukan nama Kogoro tercantum dalam dokumen penyelidikan, meskipun Kogoro sendiri merasa tidak pernah terlibat. Conan pun turun tangan untuk mencari tahu kebenaran yang tersembunyi.
Review dari berbagai media menyebutkan bahwa One-Eyed Flashback menawarkan alur yang berliku namun tetap hidup, dengan menyajikan intrik birokratis yang membingungkan namun tetap menghibur. Film ini juga disebut sebagai panduan praktis untuk struktur birokrasi Jepang, dengan berbagai lapisan intrik yang melibatkan polisi dari berbagai prefektur dan badan intelijen. Meskipun alurnya cukup kompleks dan melibatkan banyak karakter, film ini tetap berhasil menghibur berkat energi dan gaya animasi khas Detective Conan.
Perkembangan Manga: Volume 106, 107, dan 108
Di dunia manga, Detective Conan juga terus menunjukkan eksistensinya dengan merilis volume-volume terbaru yang dinantikan penggemar. Volume 106 resmi terbit di Indonesia pada awal tahun 2026 melalui penerbit Gramedia dan Elex Media Komputindo. Volume ini menghadirkan cerita penuh misteri sekaligus momen emosional yang telah lama dinantikan penggemar, terutama terkait hubungan Heiji Hattori dan Kazuha Toyama. Heiji akhirnya memberanikan diri menyusun rencana pengakuan cinta yang serius di Naniwa Harukas, tempat terkenal dengan panorama matahari terbenam romantis. Namun, seperti khas cerita Detective Conan, situasi berubah drastis ketika kasus pembunuhan terjadi dan menyeret semua orang ke dalam misteri baru yang menegangkan. Kombinasi kisah romantis dan investigasi kriminal membuat volume ini menjadi salah satu seri yang paling dinanti.
Sementara itu, Volume 107 juga telah hadir di Indonesia pada awal tahun 2026. Volume ini membawa sederet kasus misterius, termasuk kilas balik masa kecil Shinichi Kudo dan Ran Mori yang selama ini jarang diungkap secara mendalam. Dalam cerita tersebut, Shinichi dan Ran kecil tanpa sengaja merusak keran air di taman dan bertemu dengan lima orang kadet Akademi Polisi yang datang membantu. Momen ini penting karena berkaitan dengan sejumlah karakter besar dalam semesta Conan. Selain itu, volume ini juga memperlihatkan bagaimana Amuro Tooru mulai semakin mencurigai identitas asli Conan Edogawa, dengan ketegangan psikologis yang semakin intens antara Conan dan Bourbon. Banyak penggemar meyakini volume ini menjadi salah satu langkah besar menuju pengungkapan rahasia terbesar Conan kepada karakter lain.
Volume 108 dari manga Detective Conan dirilis di Jepang pada 8 April 2026 dengan harga 594 Yen, sementara Volume 109 dijadwalkan rilis pada musim gugur 2026. Kelanjutan cerita di volume-volume mendatang tentu menjadi salah satu hal yang paling dinantikan, terutama setelah pengarang Gosho Aoyama mengumumkan hiatus untuk pemulihan kesehatannya pada pertengahan 2026. Meskipun demikian, para penggemar tetap optimis bahwa cerita Detektif Conan akan terus berlanjut dengan berbagai kejutan di masa mendatang.
Perayaan 30 Tahun Anime Detective Conan
Tahun 2026 menandai perayaan 30 tahun anime Detective Conan yang pertama kali tayang pada tahun 1996. Untuk merayakan momen bersejarah ini, berbagai kejutan telah disiapkan. Mulai dari 10 Januari 2026, anime ini memiliki lagu penutup baru berjudul "TOWA ~Tawa ni Kaze ni Noru~" yang dinyanyikan oleh Mai Kuraki.
Selain itu, tiga episode spesial baru juga diumumkan untuk merayakan ulang tahun ke-30. Sebuah episode spesial orisinal anime selama dua jam yang ditulis oleh Takeharu Sakurai, yang merupakan yang pertama dalam sekitar satu dekade terakhir. Ada juga episode kolaborasi dengan J.LEAGUE yang menampilkan Yuka Kageyama, merayakan liga sepak bola dan statusnya sebagai penggemar serta pecinta sepak bola. Kolaborasi dengan J.League ini juga menghadirkan acara 'Conan Day' pertama kalinya di sebuah stadion. Episode spesial ketiga adalah kolaborasi Birdman Rally yang ditulis oleh Takahiro Okura.
Musim ke-31 dari anime Detective Conan mulai tayang pada 3 Januari 2026 dan hingga Agustus 2026 telah menayangkan total 21 episode. Dari jumlah tersebut, terdapat 5 episode yang diadaptasi dari manga dan 16 episode orisinal anime. Perayaan ulang tahun juga ditandai dengan adaptasi kedua dari "Aquarium Murder Case" yang menjadi episode spesial satu jam.
Perubahan Pengisi Suara dan Ketersediaan Streaming
Tahun 2026 juga membawa perubahan penting dalam dunia pengisian suara Detective Conan. Akemi Okamura kini ditunjuk sebagai pengisi suara Ran Mouri secara permanen, menggantikan pengisi suara sebelumnya. Transisi ke performa Okamura dijadwalkan dimulai dengan episode yang tayang pada 14 Maret 2026. Sementara itu, Wakana Yamazaki yang sebelumnya mengisi suara Ran mengumumkan hiatus. Perubahan ini tentu menjadi perhatian besar bagi para penggemar yang telah terbiasa dengan suara khas Ran selama bertahun-tahun.
Kabar baik lainnya adalah semakin mudahnya akses untuk menonton Detective Conan secara legal. Netflix Indonesia telah memasukkan Detective Conan sebagai salah satu koleksi anime legendaris mereka. Mulai dari serial hingga filmnya, satu per satu mulai bisa ditonton oleh pecinta Detective Conan Indonesia secara legal di Netflix. Selain itu, TMS Entertainment juga merilis Detective Conan Episode Selection Vol. 3 FBI Intervention di Netflix dan Crunchyroll pada 1 Mei 2026. Episode-episode spesial yang dikurasi dengan tema "Conan vs. The Black Organization" juga tersedia untuk streaming.
Kesimpulan
Detective Conan telah membuktikan dirinya sebagai salah satu waralaba anime dan manga yang paling bertahan lama dan sukses dalam sejarah industri hiburan Jepang. Memasuki tahun 2026, franchise ini semakin menunjukkan vitalitasnya dengan berbagai proyek ambisius, mulai dari film-film box office yang memecahkan rekor, volume manga yang terus melanjutkan cerita inti, hingga perayaan 30 tahun yang meriah. Film Fallen Angel of the Highway yang akan segera tayang di Indonesia menjadi bukti nyata bahwa antusiasme terhadap detektif cilik ini tidak pernah surut. Perkembangan cerita di manga, terutama terkait masa lalu Shinichi dan Ran serta semakin dekatnya pengungkapan identitas Conan, membuat para penggemar terus penasaran. Dengan kemudahan akses melalui platform streaming legal seperti Netflix dan Crunchyroll, generasi baru penonton pun dapat menikmati petualangan Conan Edogawa. Detective Conan bukan sekadar anime tentang pemecahan kasus, tetapi juga sebuah fenomena budaya yang telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia untuk selalu berpikir kritis, tidak pernah menyerah pada kebenaran, dan menghargai nilai-nilai persahabatan serta keadilan. Tiga dekade perjalanan Conan adalah bukti bahwa kualitas dan konsistensi cerita yang baik akan selalu menemukan tempat di hati para penggemarnya, dan masa depan Detective Conan tampaknya akan terus cerah dengan berbagai kejutan yang masih menanti untuk diungkap.
